Resume adalah cara efektif untuk melakukannya. Kamu bisa menerapkannya untuk buku, jurnal dan beberapa portal media lain.
Lalu apa sih Resume itu? Resume merupakan ringkasan sebuah kalimat dengan cara memotong dengan mengambil bagian pokok kalimat. Resume bisa juga digunakan untuk meringkas isi pikiran pengarang.
Resume terkadang disamakan dengan Ikhtisar. Padahal, keduanya sama-sama memiliki perbedaan. Resume atau ringkasan sendiri merupakan penggalan kalimat yang mengandung gagasan pokok atau intisari.
Biasanya, Resume memiliki isi yang hampir sama dengan gagasan pokok kalimat dalam sebuah teks. Sedangkan ikhtisar merupakan ringkasan yang lebih pendek. Bedanya, ikhtisar tidak memperhatikan urutan gagasan pokok adalah sebuah kalimat. Intinya, ikhtisar lebih bersifat bebas. Itu karena ikhtisar dibuat menggunakan kalimat dan pemahaman sendiri ketika menjelaskan sebuah bacaan.
Cara Membuat Resume
Meski pembuatan Resume terlihat mudah, namun ada beberapa langkah yang harus kamu perhatikan untuk menghasilkan sebuah resume yang benar.
1. Membaca Naskah Asli
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membaca naskah. Baca naskah sampai selesai dan berulang-ulang. Sehingga, kamu mengerti isi naskah atau bacaan yang disampaikan penulis.
Saat membaca naskah, kamu perlu membawa alat bantu untuk memahami suatu kata yang belum dipahami. Itu sangat berguna ketika membaca naskah. Alat bantu tersebut berguna untuk membantu memahami sebuah kalimat dalam naskah.
2. Menemukan Gagasan Utama
Setelah membaca berulang-ulang dan memahami bacaan. Langkah selanjutnya adalah menemukan gagasan utama. Caranya kamu dapat menemukan gagasan utama dengan mencari kalimat penting.
Kalimat penting itu biasanya sudah merangkum beberapa gagasan utama. Kamu dapat melakukannya dengan menulis ulang kalimat penting tersebut. kamu juga bisa menggaris bawahi kalimat yang mengandung gagasan utama.
3. Menulis Resume
Selesai menemukan gagasan utama, mulailah menulis resume. Kalimat yang diperoleh dari gagasan utama ditulis sesuai dengan naskah asli. Perlu diperhatikan bahwa dalam menulis resume tidak boleh menambah pendapat pribadi.
Hal itu akan mengakibatkan ketidaksesuaian antara pendapat pribadi dengan naskah asli. Jadi, cukup tulis gagasan pokok dari kalimat yang telah kamu baca. Untuk mempermudah pembaca, gunakan bahasa yang mudah.
Dalam menulis resume gunakan bahasa yang bisa dicerna siapa saja. Tidak perlu menggunakan bahasa bertele-tele. Cukup menggunakan bahasa sendiri, namun tetap memuat isi naskah.
4. Membaca Ulang Resume yang Dibuat
Selesai menulis naskah, periksa kembali dengan membaca ulang resume yang telah dibuat. Ini merupakan antisipasi bila terdapat kesalahan dalam penulisan. Diantaranya yang bisa kamu lakukan seperti:
Periksa ejaan yang benar, periksa tanda baca, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dan terakhir dan periksa ulang kesesuaian isi naskah asli dengan resume.
Dalam dunia kerja Resume juga sering digunakan untuk menyebut daftar riwayat hidup atau curriculum vitae. Terdapat beberapa dokumen berisi tentang rangkuman pendidikan, keahlian dan pengalaman hidup.
Adapun beberapa contoh resume seperti di bawah ini:
Contoh Resume Kerja
Di bawah ini merupakan contoh Resume Kerja yang bisa kamu gunakan sebagai acuan, adapun contohnya seperti:
Pringsewu 15 Agustus 2022
Kepada Yth
HRD Manager PT. Anom Jaya
Jl. Ahmad Yani no 180 Pringsewu Lampung
Perihal: Lamaran Kerja
Dengan Hormat,
Sesuai informasi yang saya terima dari media sosial instagram, terkait dengan lowongan kerja di perusahaan yang dipimpin Bapak/Ibu. Melalui surat lamaran ini saya berniat mengajukan diri dan mengisi jabatan sesuai yang dibutuhkan perusahaan. Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Soeryadi
Tempat/Tanggal lahir: Bandung, 10 Februari 1986
Jenis Kelamin: Laki Laki
Pendidikan terakhir: SMK YPT Pringsewu
Alamat: Jl. A.H. Nasution No. 14 Pringsewu Rt/Rw 001/002
Telepon: 0856-123-32xx
Guna melengkapi sejumlah data sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu pimpinan diwaktu yang akan datang, saya melampirkan beberapa data diri berikut ini:
Pas foto ukuran 3×4
Foto copy KTP
Foto copy Ijazah terakhir
Daftar riwayat hidup
Foto copy Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
Foto copy Surat Keterangan Sehat
Foto copy sertifikat
Demikian permohonan lamaran kerja ini saya buat, atas perhatian Bapak/Ibu pimpinan saya sampaikan terima kasih.
Hormat Saya,
Soeryadi
Contoh Resume Jurnal
Di bawah ini merupakan contoh Resume Jurnal yang bisa kamu gunakan sebagai acuan, adapun contohnya seperti:
Judul Jurnal: Pengelolaan dan Pengendalian kearsip Kantor Kecamatan
Judul: Pengelolaan dan Pengendalian kearsip
Volume: Vol.2 No.2 2018
Tahun: 2018
Penulis: Margaret, Pamungkas
• Latar Belakang
Latar belakang dari jurnal ini adalah berdasarkan pengelolaan dan pengendalian kearsipan di Kecamatan. Hal ini terkait dengan beberapa aturan yang dicetuskan secara teknis maupun umum. Di dalam pengelolaan yang bersifat teknis didasarkan pada Perubahan gubernur Kalimantan Barat No. 453 tahun 2005.
Penelitian ini membahas mengenai penataan kearsipan di Kalbar. Sedangkan, untuk pengelolaan kearsipan yang bersifat umum tertuang dalam UU No.43 th. 2009. Di dalam undang-undang ini membahas mengenai pedoman pengelolaan kearsipan. Meski telah ada pedoman yang telah mengatur.
Namun, pada penerapannya begitu tidak mudah untuk diwujudkan.Penerapan yang tidak mudah diwujudkan ini karena kurang adanya pemahaman terhadap prosedur kepengurusan di dalam arsip. Ternyata ini berlaku pada kebanyakan instansi di setiap daerah di Indonesia. Lebih khusus lagi kejadian ini terjadi di setiap kecamatan.
Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa pengelolaan dan pengendalian di kantor kecamatan pada tahun 2018.
• Tujuan Penulisan Jurnal
Adapun beberapa tujuan selama proses pembuatan jurnal ini:
Jurnal ini ditujukan untuk mengetahui seberapa proses pengelolaan kearsipan yang berada di kantor kecamatan di Kalimantan Barat
Tujuan lain untuk mengetahui pengendalian dan kepengurusan di kantor kecamatan di Kalimantan Barat.
• Metode
Adapun metode yang penulis gunakan untuk menganalisis fenomena ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif ini menggunakan data berupa angka-angka, gambar, dan kata-kata. Meskipun nantinya ada data yang berupa angka, pada pendekatan ini akan dijelaskan melalui kata-kata penulis.
• Hasil penelitian
Dapat diambil benang merah pada bagian hasil penelitian ini, bahwa pengelolaan dan pengendalian kearsipan di Kalimantan Barat belum sepenuhnya dapat terealisasi dengan baik. Banyak kendala yang mengakibatkan proses ini tidak berjalan dengan baik.
Beberapa kendala tersebut ditemukan pada beberapa pengendalian surat yang tidak menggunakan pengantar di dalamnya. Hal ini juga berkaitan dengan pengelolaan dari pegawai yang biasa mengerjakan tugas ganda. Mereka hanya berfokus pada honor tapi bukan hasil dari tugas yang mereka lakukan.
Selain itu, penulis juga melakukan kegiatan observasi pada penataan kearsipan. Penulis menemukan banyaknya kekurangan yang terjadi di beberapa kantor kecamatan dalam proses penataan arsip. Banyak arsip yang tidak teratur dalam peletakannya, sehingga memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencarinya.
• Kesimpulan
Pada bagian kesimpulan penulis menarik garis merah bahwa pada pengelolaan dan pengendalian kearsipan terjadi kekurangan karena babarapa hal seperti: dalam tubuh kepegawaian sendiri telah terjadi ketidak-konsistenan pegawai, kurangnya sarana dan prasarana di kecamatan dan banyak pengelolaan yang tidak sesuai dengan pedoman yang ada.
• Kelebihan dan Kekurangan Penelitian
Kelebihan dalam penelitian kali ini pada proses pendetilan data dan penggunaan teori yang lebih memadai. Kekuarangannya pada beberapa analisis yang penulis lakukan dan semangat untuk segera menuntaskan proses penelitian.
Penutup
Demikian beberapa ulasan mengenai resume dan beberapa contoh resume. Semoga dapat bermanfaat untuk pembaca. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menjalani proses kehidupan ini! Semoga artikel ini bermanfaat.
